Timnas U-19, Dua Kali Uji Coba Kalah Melulu, Ini Tanggapan Indra Sjafri

Indra Sjafri, Pelatih Timnas U-19. (Foto : bola.net)

LINGKARPAPUA.COM, BOLA NASIONAL— Dalam dua laga melawan tim local, Timnas Indonesia U-19 harus menelan kekalahan berturut – turut, tim besutan Indra Sjafri yang di persiapkan untuk berlaga di Piala AFF U-18 2016 tersebut belum menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.

Seperti di lansir detik.com, sebelumnya, timnas U-19 dijadwalkan melakoni beberapa pertandingan ujicoba sebagai persiapan menuju Piala AFF U-18 pada 4-14 Juli. Salah satunya melawan Iran.

Akan tetapi hingga saat ini PSSI belum mendapatkan kepastian. Sempat ada keinginan untuk mencari lawan lain dari wilayah Timur Tengah.

Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan masih menungggu respon dari tim-tim lawan. Keinginan untuk menjajal tim wilayah Timur Tengah karena di Piala Asia U-19, timnas U-19 akan bertemu dua negara dari kawasan itu, Qatar dan Uni Emirat Arab.

“Sampai sekarang belum. Tapi, kami juga mencari opsi negara lain untuk menjadi lawan uji coba Timnas U-19. Negara yang kami jajaki wilayah Timur Tengah. Kami tahu Timnas U-19 tergabung bersama negara-negara Timur Tengah di Piala Asia U-19. Ada Qatar di sana misalnya,” kata Ratu Tisha, dikutip dari detik.com

Jika batal, Tisha mengaku sudah menyiapkan pilihan lain untuk melawan tim lokal. Alasannya karena persiapan skuat Garuda Muda sangat pendek.

“Jika gagal, kemungkinan kami akan menjajaki uji coba dengan tim lokal. Karena waktu sudah agak mepet persiapan Timnas U-19 ke Piala AFF U-18,” dia menambahkan .

Baca Juga:  Akhirnya DPRP Provinsi Papua Peduli Juga Dengan Wabah Campak dan Gizi Buruk di Asmat

Timnas U-19 akan mengikuti Piala AFF U-18 pada 4-14 Juli 2018. Lalu, Piala Asia U-19 pada 18 Oktober hingga 4 November 2018.

Timnas U-19 tergabung di Grup A Piala Asia U-19 Tahun 2018 bersama Qatar, Taiwan, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan di Piala AFF U-18, Timnas U-19 tergabung dengan Thailand, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Laos.

Sebelumnya Timnas U-19 menelan kekalahan dalam laga uji coba menghadapi PSS Sleman, tim besutan Indra Sjafri itu menyerah dengan skor 0-2.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (2/6/2018), dua gol PSS yang bersarang di gawang Timnas U-19 dicetak oleh Slamet Budiono pada menit ke-40 dan Ichsan Pratama pada menit ke-57.

Timnas U-19 sebenarnya sempat mengancam pada menit-menit awal. Aji Kusumo mendapatkan sejumlah peluang, tapi gagal dimaksimalkan.

Sementara itu, PSS mendapatkan kesempatan melalui Slamet. Namun, upayanya bisa dimentahkan oleh kiper timnas U-19, Gianluca Pagliuca Rossy.

Tak berselang lama, Dave Mustaine juga punya peluang untuk menjebol gawang timnas U-19. Tapi, sundulannya tak menemui sasaran.

Egy Maulana Vikri melakukan solo run di sisi kiri pertahanan PSS pada menit ke-31. Namun, penyelesaiannya masih menyamping dari gawang.

Kebuntuan terpecahkan saat laga berusia 40 menit. Slamet menggetarkan gawang timnas U-19 setelah memanfaatkan umpan dari Ichsan. Hingga berakhirnya babak pertama, PSS masih unggul 1-0.

Baca Juga:  Pangdam Minta Maaf, Satu Orang Ditetapkan Tersangka Dalam Kasus Dugaan Terbakarnya Alkitab

PSS menambah keunggulannya di menit ke-57 lewat gol Ichsan, yang menuntaskan umpan dari Ilham Irhaz. Super Elang Jawa pun kini unggul 2-0.

Timnas U-19 punya kans untuk menipiskan kekalahan melalui Hanis Saghara di menit-menit akhir. Tapi, tembakan keras Hanis cuma mengenai tiang gawang.

Skor 2-0 untuk keunggulan PSS tak berubah hingga peluit panjang berbunyi. Ini adalah kekalahan kedua timnas U-19 dalam laga uji coba setelah sebelumnya ditundukkan Persis Solo dengan skor 0-3.

Pada pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Senin (28/5/2018), Persis membuka keunggulannya di menit ke-17 melalui gol Tri Handoko. Berawal dari kesalahan kiper M. Aqil Savik dalam membuang bola, Tri Handoko menusuk ke kotak penalti dan mencetak gol dari sudut sempit.

Timnas U-19 sebenarnya mendapatkan sejumlah peluang mencetak gol. Tapi, peluang-peluang tersebut gagal dimaksimalkan.

Justru Persis yang memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 lewat gol bunuh diri Nur Hidayat pada menit ke-81. Nur Hidayat salah mengantisipasi sebuah umpan silang dari sisi kanan dan malah mendorong bola ke gawang timnya sendiri.

Persis mencetak gol ketiganya pada injury time. Johan Yoga memanfaatkan sebuah sepak pojok untuk menjebol gawang timnas U-19 lewat sundulannya.

Seperti di lansir tirto.id, penunjukan Indra Sjafri menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Bima Sakti yang di tunjuk sebagai Asisten Pelatih Timnas U-23 jelang Asian Games.

Baca Juga:  Kasus PPD Mimika Baru Kedapatan Bersama Cabup Dengan Uang Rp 100 Juta, Gakkumdu Tunggu Rekomendasi Bawaslu

PSSI memberikan target berat bagi Indra Sjafri. PSSI meminta Indra membawa Timnas U-19 menjadi juara Piala AFF U-18 pada tahun ini. Selain itu, PSSI menugaskan Indra membawa Timnas U-19 lolos empat besar di kejuaraan Piala Asia U-19 yang digelar pada 18 Oktober-4 November 2018.

“Kami meminta Indra Sjafri untuk fokus menangani timnas U-19 sampai target itu tercapai,” kata Joko Driono, dikutip dari tirto.id.

Ketika bertugas melatih Timnas U-19 beberapa tahun lalu, Indra pernah berhasil membawa tim asuhannya menjadi juara Piala AFF U-19 pada 2013. Saat itu, Indra berhasil menemukan pemain-pemain muda berbakat seperti Evan Dimas, Hansamu Yama, Muhammad Hargianto dan I Putu Gede.

Terkait kekalahan anak asuhnya dalam dua laga uji coba, dalam lansiran Liputan6.com, Indra Sjafri mengatakan, ada perbaikan dalam hal permainan anak asuhnya. Meski begitu, dia tentu akan melakukan seleksi lagi untuk siapa pemain yang pantas melaju di Timnas Indonesia U-19.

“Lewat training center tahap satu ini saya ingin memastikan tim ini punya kualitas yang pantas diberi kesempatan,” ujar Indra.

Ia menilai penampilan timnya dalam uji coba kali ini lebih baik ketimbang saat kalah 0-3 dari Persis Solo. Meskipun demikian, tidak semua anggota tim bisa dipertahankan sampai akhir.

Salah satu tujuan training center tahap satu ini untuk konsolidasi tim dan menentukan nama-nama yang direkrut. (***)

Penulis            : Nugroho
Editor              : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*