Waspada, Modus Penipuan via SMS Catut Nama BPJS Ketenagakerjaan

Kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan. (Foto : hukumonline.com)

LINGKARPAPUA.COM, JAKARTA—Anda pernah menerima SMS dari nomor baru atau seseorang yang mengaku sebagai ‘orang BPJS”, bahkan menggunakan nomor palsu sebagai Hotline Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ? Waspada, itu adalah modus penipuan yang di jalankan sindikat penipu yang kian marak beraksi memanfaatkan beberapa program kementerian maupun lembaga pemerintah.

“Kami banyak mendapat pertanyaan dari masyarakat dan peserta terkait SMS tersebut dan sudah dijelaskan bahwa hal tersebut terindikasi tindakan kriminal,” kata Irvansyah Utoh Banja, Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, dalam siaran persnya, Selasa (5/6/2018) kepada sejumlah awak media.

Menurutnya belakangan ini banyak beredar pesan singkat (SMS) yang dikirim melalui nomor pribadi yang menerangkan bahwa penerima SMS tersebut mendapat iming-iming dana bantuan dari BPJS dengan jumlah nilai uang yang besar, ia menegaskan bahwa itu adalah penipuan, sehingga masyarakat tidak usah terlalu meladeni.

Baca Juga:  Modus Baru Selundupkan Ganja ke Jayapura, 63 Paket Ganja Disembunyikan di Bebatuan Karang Dekat Pantai Bonay, Skouw

Irvansyah Utoh mengaku BPJS kesulitan untuk membendung tindakan kriminal penipuan semacam itu, karena hingga kini BPJS Ketenagakerjaan tidak pernah menyelenggarakan pemberian dana cuma-cuma atau undian dan sejenisnya kepada masyarakat.

Demikian juga terkait komunikasi ataupun penyampaian informasi BPJS Kesehatan kepada masyarakat baik baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi kerjasama dengan pihak lain, BPJS Ketenagakerjaan selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi melalui kanal resmi.

“kalau ada informasi yang meragukan terkait apapun tentang BPJS Ketenagakerjaan, kami harap masyarakat bisa mengkonfirmasi langsung melalui saluran resmi kami, atau langsung ke kantor cabang terdekat, bisa lewat website kami juga atau ke Call Center di nomor 1500910”, kata Irvansyah Utoh Banja lagi.

Selain modus menawarkan hadiah dalam jumlah besar, modus penipuan melalui SMS dengan mencatut nama BPJS Kesehatan juga biasa terkait dengan rekrutmen tenaga kerja, ataupun pengurusan administrasi BPJS dan lain – lain.

Baca Juga:  Kenapa Fraksi Keadilan Nasional DPRP Usulkan Bentuk Pansus 13.000 Rumah Layak Huni ?

Saat BPJS Ketenagakerjaan melakukan rekrutmen karyawan pada februari 2018 lalu, juga beredar sejumlah SMS dengan modus yang menyatakan bahwa peserta dinyatakan lulus dan diwajibkan untuk membayar sejumlah uang jika ingin melanjutkan ke tahap rekrutmen dan seleksi berikutnya.

Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz menegaskan bahwa benar BPJS Ketenagakerjaan sedang melakukan proses seleksi karyawan baru untuk ditempatkan di berbagai posisi penugasan pada unit kerja di seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan.

“Proses seleksi kali ini diperuntukkan bagi jalur fresh graduate dalam rangka memenuhi kebutuhan karyawan di BPJS Ketenagakerjaan yang nantinya akan ditempatkan pada unit kerja diseluruh Indonesia,” kata Naufal Mahfudz.

Naufal menegaskan bahwa proses seleksi tidak dikenakan biaya ataupun perjanjian khusus dan BPJS Ketenagakerjaan juga tidak melakukan korespondensi apa pun terkait pelaksanaan rekrutmen kepada peserta, selain melalui pengumuman melalui media resmi proses Rekrutmen dan Seleksi BPJS Ketenagakerjaan di laman rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Baca Juga:  Nilai Demo Kader Golkar ‘By Design’, Giliran Aziz Samual Tebar Ancaman Sanksi

Untuk menghindari benturan kepentingan yang bersinggungan langsung maupun tidak langsung, tambah Naufal, BPJS Ketenagakerjaan juga melibatkan konsultan independen yang kredibel dalam proses rekrut dan seleksi.

“Sejak dibuka proses pendaftaran pada akhir Februari 2018, jumlah pelamar mencapai 128.590 kandidat, sehingga calon karyawan yang terpilih nantinya merupakan putra-putri terbaik yang memiliki kompetensi sesuai yang kami butuhkan,” terang Naufal.

Pada masing-masing tahapan yang telah dilewati, BPJS Ketenagakerjaan memberi pengumuman melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan yang dapat diakses langsung dengan menggunakan akun masing-masing peserta rekrutmen dan seleksi calon karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terdaftar pada laman rekrutmen.bpjsketenagakerjaan.go.id.

“Kami pastikan seluruh proses seleksi ini dilakukan secara fair dan transparan. Bila ditemukan penyimpangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, masyarakat dapat langsung melaporkan kepada kami,” tutup Naufal Mahfudz. (***)

Penulis            : Nugroho
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*