HARGANAS Ke- XXV di Manado, Perkenalkan Aneka Kerajinan Hand Made, Stand Keerom di Serbu Pengunjung Meski Belum Pembukaan

Beberapa kader TP PKK Kabupaten Keerom yang sibuk menata stand Kabupaten Keerom, meski demikian animo masyarakat sudah membludak ingin berbelanja beberapa produk kerajinan tangan (hand made) khas Keerom. (Foto : Alfred / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, MANADO– Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 25 Tingkat Nasional yang di pusatkan di Manado, Sulawesi Utara, menjadi ajang bagi Kabupaten Keerom memperkenalkan kerajinan tangan (hand made) hasil industri rumahan yang selama ini dikembangkan oleh masyarakat Keerom.

Perkenalan hasil industri tersebut dilakukan dengan dibukanya stand untuk memamerkan hasil karya ibu-ibu yang merupakan hasil binaan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Keerom dan Tim Penggerak PKK Keerom.

Dari pantauan Lingkar Papua stand Kabupaten Keerom yang bersebelahan dengan stand milik Provinsi Papua ini, mampu menarik minat para pengunjung. Berbondong-bondong pengunjung melihat dan membeli pernak pernik dan kue khas yang disajikan.

Baca Juga:  Sidak Bupati Keerom di Hari Pertama Kerja, Empat SKPD Pintu Kantor Masih Terkunci, Banyak Kadinas Tidak Masuk

“Ini berapa harganya? Ini asli dibuat dari kulit kayu ya?” tanya seorang pengunjung dengan logat Manado kental yang tertarik dengan sebuah tas untuk ponsel yang terbuat dari kulit kayu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Keerom, Drs. Herman Raya mengungkapkan, sebenarnya pameran baru akan dibuka pada tanggal 6 Juli 2018, namun antusias pengunjung sudah terlihat mulai hari ini.

“Sebenarnya ini kami lagi persiapan untuk pembukaan besok. Namun pengunjung terus berdatangan ya kami layani saja. Karena baik untuk memperkenalkan industri rumahan kita,” ujarnya saat ditemui disela-sela persiapan stand pemeran milik Kabupaten Keerom, Kamis (05/07/2018).

Sedangkan untuk persiapan Kabupaten Keerom sendiri mengikuti Harganas 2018, kata Herman, sudah siap 100 persen dan tinggal mengikuti pelaksanaan saja.

Baca Juga:  Bupati Markum : Saya Tidak Mau Dengar Ada Rakyat Tidak Terlayani Berobat Dengan Alasan Tidak Ada Anggaran !

“Tujuan mengikuti Harganas ini agar bagaimana kita perkenalkan Keerom kepada seluruh masyarakat di Indonesia bahwa didaerah kita ada produk-produk berkualitas yang bisa bersaing di pasaran. Harapnya akan tumbuh sektor bisnis kedepan nanti”, kata Herman Raya lagi.

Dikutip dari TribunManado.co.id, puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Ke- XXV tahun 2018 di pusatkan di Kota Manado, Sulawesi Utara yang sedianya akan di buka oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo, Jumat (6/7/2018).

Adapun peringatan HARGANAS Ke- XXV Tahun 2018 mengusung tema ‘Cinta Keluarga Cinta Terencana” sedianya akan di isi beberapa kegiatan kreatif dan inovatif seperti pameran, dan sejumlah lomba seperti sepeda santai bahkan juga BBKBN Idol yang di ikuti beberapa provinsi dan kabupaten dari seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Bupati Keerom: Saat Bencana, RAPI Lebih Cepat Tanggap Ketimbang SKPD

Dimana pada Jumat (6/7/2018), setelah pembukaan akan di isi kegiatan sebagai berikut : Flashmob, Taman Keluarga, Gelar Dagang dan Pameran, Aksi Gen Revolution BerTeMan, Temu Prestasi Program KKBPK, Penyerahan Penghargaan, BKKBN Idol, Bakti Sosial DW BKKBN, Jambore Keluarga Indonesia (JKI), dan Temu Kader IMP dan PLKB.

Sedangkan di hari kedua, Sabtu, (7/7/2018) kegiatannya : Taman Keluarga, Sepeda Tandem dan Olah raga, Sarapan Bersama keluarga (Bubur Manado), Puncak Acara Harganas, Gelar Dagang dan Pameran, dan Nikah Massal. (***)

Reporter         : Alfred Kaempe
Editor             : Walhamri Wahid

Berikan Komentar Anda

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*